Jul 7, 2006

Bila Cinta Tak Berbalas

Maaf Akhi, bukannya saya tidak menghormati permintaan akhi. Tapi rasanya kita cukup menjalin ukhuwah saja dalam perjuangan. Saya doakan semoga akhi menemukan pasangan lain yang lebih baik dari saya.

Amboi, bagaimana rasanya bila kalimat di atas dialami oleh para ikhwan? Bisa saja langit terasa runtuh, hati berkeping-keping. Sang pujaan hati yang kita harapkan menjadi teman setia dalam mengarungi perjalanan hidup menampik khitbah kita. Segala asa yang pernah coba ditambatkan akhirnya karam. Cinta suci sang ikhwan bertepuk sebelah tangan.

Ya drama kehidupan menuju meghligai pelaminan memang beragam. Ada yang menjalaninya dengan smooth, amat mulus, tapi ada yang berliku penuh onak duri, bahkan ada yang pupus ditengah perjalanan karena cintanya tak bertaut dalam
maghligai pernikahan.

Ini bukan saja dialami oleh para ikhwan, kaum akhwat pun biasa mengalaminya. Bedanya, para ikhwan mengalami secara langsung karena posisi mereka sebagai subyek/pelaku aktif dalam proses melamar. Sehingga getirnya kegagalan cinta seandainya memang terasa getir- langsung terasa. Sedangkan kaum akhwat perasaanya lebih aman tersembunyi karena mereka umumnya berposisi pasif, menunggu pinangan. Tapi manakala sang ikhwan yang didamba memilih berlabuh dihati yang lain kekecewaan juga merebak dihati mereka.

Mengambil sikap

Ikhwan dan akhwat rahimakumullah, siapapun berhak kecewa manakala keinginan dan cita-citanya tidak tercapai. Perasaan kecewa adalah bagian dari gharizatul baqa' (naluri mempertahankan diri) yang Allah ciptakan pada manusia. Dengannya, manusia adalah manusia bukan onggokan daging dan tulang belulang. Ia juga bukan robot yang bergerak tanpa perasaan, tapi manusia memiliki aneka emosi jiwa. Ia bisa bergembira tapi juga bisa kecewa.

Emosi negatif, seperti perasaan kecewa akibat tertolak, bukannya tanpa hikmah. Kesedihan akan memperhalus perasaan manusia, bahkan akan meningkatkan kepekaannya pada sesama. Bila dikelola dengan baik maka akan semakin matanglah emosi yang terbentuk. Tidak meledak-ledak lalu lenyap seketika. Ia akan siap untuk kesempatan berikutnya; kecewa ataupun bergembira. Jadi mengapa tidak bersyukur manakala kita ternyata bisa kecewa? Karena berarti kita adalah mansia seutuhnya.

Kegagalan meraih cinta juga bukan pertanda bencana. Tapi akan memberikan pelajaran beharga pada manusia. Seorang filsuf bernama John Charles Salak mengatakan : Orang-orang yang gagal dibagi menjadi dua; yaitu mereka yang berfikir gagal padahal tidak pernah melakukannya, dan mereka yang melakukan kegagalan dan tak penah memikirkannya.

Karenanya kegagalan bukanlah akhir dari segalanya, tapi justru awal dari segala-galanya. Meski terdengar klise tapi ada benarnya; ambillah pelajaran dari sebuah kegagalan lalu buatlah perbaikan diri. Tentu saja itu dengan tetap mengimani qadla Allah SWT.

..........dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir. ( QS. Yusuf[12]:87 )

Buat Seorang sahabat yang baru ditolak:), sabar..sabar, Allah lebih tau yang terbaik untuk hambanya!Ganbatte!!!


 




Comments (1)

posted by Dahlia @ Jul 7, 2006 01:44 am

May 31, 2006

APA YANG KITA SOMBONGKAN?

Sombong adalah penyakit yang sering menghinggapi kita
semua, yang benih-benihnya terlalu kerap muncul tanpa kita sadari. Di
tingkat terbawah, sombong disebabkan oleh faktor materi. Kita merasa
lebih kaya, lebih rupawan, dan lebih terhormat daripada orang lain.

Di tingkat kedua, sombong disebabkan oleh faktor
kecerdasan. Kita merasa lebih pintar, lebih kompeten, dan lebih
berwawasan dibandingkan orang lain.

Di tingkat ketiga, sombong disebabkan oleh faktor
kebaikan. Kita sering menganggap diri kita lebih bermoral, lebih pemurah,
dan lebih tulus dibandingkan dengan orang lain.

Yang menarik, semakin tinggi tingkat kesombongan,
semakin sulit pula kita mendeteksinya. Sombong karena materi sangat mudah
terlihat, namun sombong karena pengetahuan, apalagi sombong karena
kebaikan, sulit terdeteksi karena seringkali hanya berbentuk
benih-benih halus di dalam batin kita.

Akar dari kesombongan ini adalah ego yang berlebihan.
Pada tataran yang lumrah, ego menampilkan dirinya dalam bentuk harga
diri (self-esteem) dan kepercayaan diri (self-confidence). Akan tetapi,
begitu kedua hal ini berubah menjadi kebanggaan (pride), Anda sudah
berada sangat dekat dengan kesombongan. Batas antara bangga dan sombong
tidaklah terlalu jelas.

Kita sebenarnya terdiri dari dua kutub, yaitu ego di
satu kutub dan kesadaran sejati di lain kutub. Pada saat terlahir ke
dunia, kita dalam keadaan telanjang dan tak punya apa-apa. Akan tetapi,
seiring dengan waktu, kita mulai memupuk berbagai keinginan, lebih
dari sekadar yang kita butuhkan dalam hidup. Keenam indra kita selalu
mengatakan bahwa kita memerlukan lebih banyak lagi.

Perjalanan hidup cenderung menggiring kita menuju
kutub ego. Ilusi ego inilah yang memperkenalkan kita kepada dualisme
ketamakan (ekstrem suka) dan kebencian (ekstrem tidak suka). Inilah akar
dari segala permasalahan.

Perjuangan melawan kesombongan merupakan perjuangan
menuju kesadaran sejati. Untuk bisa melawan kesombongan dengan segala
bentuknya, ada dua perubahan paradigma yang perlu kita lakukan. Pertama,
kita perlu menyadari bahwa pada hakikatnya kita bukanlah makhluk
fisik, tetapi makhluk spiritual. Kesejatian kita adalah
spiritualitas, sementara tubuh fisik hanyalah sarana untuk hidup di dunia. Kita
lahir dengan tangan kosong, dan (ingat!) kita pun akan mati dengan
tangan kosong.
Pandangan seperti ini akan membuat kita melihat semua
makhluk dalam kesetaraan universal. Kita tidak akan lagi terkelabui
oleh penampilan, label, dan segala "tampak luar" lainnya. Yang kini
kita lihat adalah "tampak dalam". Pandangan seperti ini akan
membantu menjauhkan kita dari berbagai kesombongan atau ilusi ego.

Kedua, kita perlu menyadari bahwa apa pun perbuatan
baik yang kita lakukan, semuanya itu semata-mata adalah juga demi
diri kita sendiri. Kita memberikan sesuatu kepada orang lain adalah juga
demi kita sendiri.

Dalam hidup ini berlaku hukum kekekalan energi. Energi
yang kita berikan kepada dunia tak akan pernah musnah. Energi
itu akan kembali kepada kita dalam bentuk yang lain. Kebaikan yang kita
lakukan pasti akan kembali kepada kita dalam bentuk persahabatan,
cinta kasih, makna hidup, maupun kepuasan batin yang mendalam. Jadi,
setiap berbuat baik kepada pihak lain, kita sebenarnya sedang berbuat baik
kepada diri kita sendiri.
Kalau begitu, apa yang kita sombongkan?

 
Sumber: Unknow (dari koleksi artikel2x) 
 



Make a comment

posted by Dahlia @ May 31, 2006 10:25 pm

May 15, 2006

Kala Cinta Menggoda

Mencintai, dicintai fitrah manusia

Setiap insan di dunia akan merasakannya

Indah ceria, kadang merana

Itulah rasa cinta….

 

Makhluk itu…seringkali membuatku meneteskan air mata, namun tak jarang dia membuatku tersenyum. Dia….!Entahlah, sungguh aku mencintainya.

Baru kali ini aku mencicipi rasa sesungguhnya mencinta. Entah senang, entah sedih. Perasaan yang sebenar-benarnya ingin diterbang lepaskan. Perasaan yang seharusnya ditindih akal sehat buat sebenar-benarnya pemikiran yang berlandaskan pada logika.

 

 Ya Allah…

Seharusnya Engkaulah puncak cinta itu. Seharusnya Engkau yang menjadi muara keluhku. Seharusnya Engkaulah yang menjadi getar sunyi dalam rindu jiwaku

 

Ya Allah…

Bilakah kau cabut cinta palsu itu satu persatu dalam hatiku, maka biarkanlah cinta-Mu yang kan tersisa.

 

Ya Allah….

Jika kau merubah cinta-cintaku itu menjadi sebuah perasaan yang Kau perkenankan, yakinkanlah aku bahwa itu yang terbaik, atau sebaliknya jika Kau ingin menjungkirkbalikkan perasaan cinta itu, berikanlah aku suatu kuasa melemparkannya jauh-jauh dari hatiku.. jangan Kau hadirkan dia lagi jika itu tak baik untukku, atau hadirkan ia segera jika memang Kau pandang baik untukku.

 

Ya Rabb…

Ampuni aku jika dalam menapaki jalan da'wah ini terkadang masih ada rasa iri dan tiada keikhlasan di hati.

Ampuni aku jika dalam bercengkrama dengan indahnya ukhuwah islamiyah terkadang terbersit rasa yang lain dalam hati ini.

Ampuni aku jika cinta ini belum sepenuhnya keserahkan untukMu.

Ampuni aku jika rindu ini belum kurangkai hanya untukMu. Ampuni aku Ya Rabbi….

 

Aku ingin suatu saat memperoleh pendamping hidup dengan kebersihan hati ini, bukan dengan kekotoran hati.

Aku ingin jika Engkau Ya.. Rabbi memberiku pendamping hidup di dunia ini, maka aku berolehnya dengan kesucian hati, tanpa didahului dengan kejahilan hati ini. Dan bila tiada kuperoleh didunia, maka Engkau limpahkan kesabaran dan keikhlasan padaku untuk menemuinya di jannahMu kelak. Amiiinn……

 

"Ketika rangkaian cinta hadir menyeruak kebisuan jiwa, menerangi kegelapan hati, membakar gelora asa, sikapi dengan arif, karena cinta adalah kebijaksanaan..."

 

Teruntuk seorang kk yang telah memberikan CD Murrottal ketika Da milad ke 23...

Terima kasih atas segala bantuannya..Jazakallahu ahsanal jaz'a. Afwan jiddan jika Da seringkali merepotkan kk. Mohan maaf atas segala kekhilafan dan kealfaan! keep istiqomah...

 




Make a comment

posted by Dahlia @ May 15, 2006 09:03 pm

Mar 16, 2006

KAU SAUDARAKU, TAPI BUKAN MAHRAMKU (mengingatkan diri)

Persaudaraan adalah nikmat terbesar yang dilimpahkan Alloh kepada setiap hambaNya yang beriman. Nikmat inilah yang terasa dimiliki olrh mereka yang berkecimpung dalam aktivitas da'wah. Dan ia akan terasa manis ketika bunga-bunga persaudaraan menghiasi kerja da'wah dalam sebuah organisasi

Namun, tidak layak rasanya semua jika membuat kita terlena tatkala menikmati persaudaraan dalam kerja da'wah yang diamanatkan Alloh itu. Kita, terutama ikhwan-akhwat harus tetap waspada agar nikmat itu tidak menjelma menjadi laknat yang justru akan mencelakakan dan memerangkap kita ke dalam lembah fitnah yang mengancam setiap aktifitas da'wah.

Semakin besar dan meluasnya kerja da'wah akhir-akhir ini, menuntut berbagai strategi baru di kalangan aktivis da'wah, yaitu ikhwan-akhwat juga sulit untuk dielakkan. Karena memang ruang lingkup kerja yang makin luas dan besar menuntut hal itu.

Di kalangan ikhwan-akhwat yang bukan mahram dan belum menikah, tuntutan untuk "saling-salingan" pun muncul mengiringi perkembangan situasi itu. Saling menasehati, saling tolong-menolong , saling berpesan, saling telepon,saling misscalled, saling sms dan saling-saling lainnya. Hal ini tentu tidak terlepas dari alasan bahwa kita bersaudara dan ini berkaitan dan demi kerja da'wah.

Tentu alasan ini bisa dibenarkan, karena memang seorang saudara memilikihak ukhuwah atas saudaranya. Namun, kita juga mesti waspada agar salin-salingan itu tidak menyeret para ikhwan dan akhwat ke sebuahlembah yang jauh dari kemuliaan dakwah di mata Allah SWT. Karena jika kita mau jujur, dalam interaksi keduanya , sangat tipis sebenarnya jarak yang membedakan mana yang memang murni da'wah dan menunaikan hak ukhuwah, dengan mana yang interaksi berbumbu niat-niat lain. Hanya diri kita sendiri dan Allah sajalah yang tahu maksud kita sesungguhnya ("Dia mengetahui (pandangan) mata yang khianat dan apa yang disembunyikan oleh hati" Al-Mukmin : 19). Oleh sebab itu kita harus banyak bertanya dan jujur pada hati nurani sendiri. SMS atau Missed call misalnya, bukankah SMS atau missed call rindu bisa saja berjubah SMS atau Missed Call amanah da'wah.

Sekirannya fenomena itu memang ada atau memang sudah mulai mengemuka, maka suatu hal  yang mesti kita sadari adalah, bahwa kita hanya terikat karena dan dalam da'wah. Dan kita menyadari bahwa ada aturan ikatan kekerabatan (mahram) diantara kita. Oleh sebab itu kita perlu "pemurnian" agar interaksi ikhwan dan akhwat itu betul-betul interaksi da'wah yang tak secuil apapun disekutui niat lain didalamnya. Kitalah yang harus cerdas membedakan, mana interaksi da'wah yang memang mesti ditunaikan dan mana interaksi yang menyimpang yang mesti tak kita lakukan.

Tulisan ini tidak bermaksud menggurui dan bukan pula bertujuan untuk mengajak kita memutus interaksi antara keduanya. Kami hanya menuntut proposionalitas menghadapi fenomena yang berpeluang menjadi fitnah ini. Kita mesti menempatkan segalanya sesuai porsi mereka masing-masing. Kita tidak bisa menafikkan bahwa kita juga sering lupa. Dan ingatlah, bahwa fitnah itu juga bersemi diladang-ladang kebaikkan.
<"Ingatlah Bahwa Allah Bersama Anda Dimana pun Anda Berada. Dia Mengawasi Anda dan Apa Saja Yang terlintas dipikiran Anda Pasti di KetahuiNya" (Hasan Al Banna)>
Wallohu' alam Bisshowab.




Comments (1)

posted by Dahlia @ Mar 16, 2006 09:34 pm

Dec 12, 2005

IKHWAN APA BAKWAN

Oh.... Ikhwan
Apa bedanya dengan si Marwan
Si Ali, Paijo atau si Iwan
Oh ternyata cuma sebutan

Oh.... Ikhwan
Walaupun tidak rupawan
Alias modal tampang pas-pasan
Tetep aja tebar senyuman

Oh.... Ikhwan
Gayanya sih bisa ketebak & kelihatan
Jenggot melambai,baju koko & sendal jepit usang Sesekali komat-kamit
sambil jalan

Oh.... Ikhwan
Nyarinya susah-susah gampang
Kadang di masjid, kampus or sekolahan
Mungkin juga lagi nyari sampingan
Nggak taunya buat biaya walimahan :)

Oh.... Ikhwan
Ngomonginnya masalah aksi dan kepartaian Juga Liqo'an and hapalan Kata
orang "Nggak ada bahasan yang lain, wan ?"

Oh.... Ikhwan
Anehnya kalo lagi jalan
Ngukurin tanah apa ngitung lantai sih, wan?
Oh..... ternyata dia jaga pandangan !!!

Ikhwan... Ikhwan...
Lucunya kalo akhwat sedang berpapasan
Langsung minggir, acuh tak acuh kaya' musuhan (Gubrak...!!!!! apaan tuh,
wan?) Eh.... dia jatuh, kagak ngeliat ada selokan :))

Oh.... Ikhwan, apa semuanya begitu, wan ?
Ada nggak yang masih tebar pesona & jelalatan ?
Berarti itu bukan ikhwan, (kan cuma sebutan ?!!) Nah para akhwat,
hati-hati mungkin dia nyari pasangan


(he2, cuma intermezzo, jangan pade marah lo, wan)
sumber: forward dr temen



Make a comment

posted by Dahlia @ Dec 12, 2005 01:21 am

Nov 17, 2005

Rest In Peace

Kematian itu dekat banget ya?? Rabu siang sekitar setengah dua, da dikejutkan dengan sebuah berita dari sms seorang teman..begini isinya "Telah pulang ke Rahmatullah teman myq qta, Risa Novianty (sabil_mac). Semoga amalnya diterima.Amiin.." Wuiih..Da kaget banget...!pasalnya baru kemarin sms an sama Risa...!Masa sih??? masih dengan setengah percaya. Tapi beberapa menit kemudian sms yang bernada sama muncul di hp Da! masih g percaya juga, akhirnya Da telpon ke kantor k Andi..Tapi sayang gak ada yang angkat!Lima menit kemudian teh Nurjanah telpon Da, memberitahukan kabar yang sama pula..! ternyata benar..Risa udah gak ada!teh nunu bilang Risa kecelakaan di tanjung priok!Seketika itu air mata Da tumpah..!Innalillahi wa inna ilaihi Roji'uun....


Dua tahun lalu da kenal Risa di myquran. Risa yang Tangguh, Risa yang jagoan!Kayaknya baru kemarin Risa tidur-tiduran di kamar Da sambil makan pepaya!baru kemarin juga Risa bantuin da ngajar les anak2 sambil ngajarin lagu " my Bonnie". Ya Allah..Risa sekarang udah gak ada!


Risa..masih inget gak? risa janji mau ngajak da liburan ke aceh, kampung halamanmu, sambil muter2 kebun kelapa sawit?Masih inget gak..kalo Risa belum balikin buku da "dua lelaki pilihan"?(anggap aja kado buat risa..da ikhlas)! Masih inget gak...sikat gigi yang risa kasih ke da waktu da nginep di asramamu?Saat da nginep di asrama, Risa ngumpetin da di belakang lemari..takut ketauan ibu asrama yang katanya galak..!Risa.......!! Insyaallah nanti di akhirat kita ketemu lagi ya sa! bukankah kata Rosul "Engkau akan bersama yang engkau cintai di akhirat kelak" selamat jalan Risa.....!( sambil memandang pic da dan Risa di walimahan pak karim)






Comments (1)

posted by Dahlia @ Nov 17, 2005 10:31 pm

Oct 2, 2005

Marhaban Yaa Ramadhan

Ahlan Wa Sahlan Yaa Ramadhan....Kusambut Kau wahai bulan suci..!

"Ramadhan kembali hadir, saatnya tuk kita berbenah diri. renungi akan ke khilafan yang pernah dilakukan dan gerakkan hati-jiwa-pikiran ini untuk menjadi insan yang lebih baik lagi melalui Ramadhan sebagai moment perubahan"



Menyambut bulan yang penuh rahmat, ampunan, dan keselamatan di setiap tangkai harapan yang tumbuh akan berbuah kenikmatan yang takkan habis dalam syurga, apabila kita sanggup melawan hawa nafsu dalam diri kita dan mampu membuktikan bahwa kita layak memasuki firdaus Nya.

Sambut ramadhan dengan suka cita. persiapkan dirimu untuk menghadiri malam-malam penuh kesyahduan dan kedamaian jiwa yang akan membelaimu di setiap hembusan nafas yang kau hembuskan bersama dzikir 'tuk Ilahi Rabbi...


Sahabat, siapkan diri tuk raih kemenangan hakiki. Bebaskan diri dari siksa yang pasti. Mohon maaf atas segala kekhilafan diri.....



Make a comment

posted by Dahlia @ Oct 2, 2005 11:08 pm

Aug 14, 2005

Doa Seorang akhwat yang Merindukan Pendamping

Rabb..Aku berdoa Untuk seorang priayang akan jadi pendamping hidupku, Seorang yang sungguh MencintaiMU lebih dari segala sesuatu, seorang pria yang akan meletakkanku diposisi kedua dihatinya setelah Engkau. Seorang pria yang mencintaiku bukan karena cintaku, tapi karena hatiku. Buatlah aku menjadi wanita yang dapat membuatnya bangga. Dan bilamana akhirnya kami bertemu, aku berharap kami berdua dapat mengatakan " Betapa MahaBesarNya Engkau, karena telah memberikan kepadaku pasangan yang dapat membuat hidupku menjadi sempurna. Engkau mengetahui bahwa Engkau ingin Kami bertemu pada waktu yang tepat, dan Engkau akan membuat segalanya indah pada waktu yang telah engkau tentukan..Amiinnn...

Teruntuk Dek Bayu di Yogyakarta: Terimakasih tlah mengembalikan senyumku yang sempat menghilang, Maha Suci Allah yang telah mempertemukan kita...:)



Comments (3)

posted by Dahlia @ Aug 14, 2005 08:10 pm

Apr 19, 2005

Teman Adalah Hadiah dari Allah untuk Kita

Seperti hadiah, ada yang isinya bagus dan isinya jelek, yang isinya bagus punya jiwa yang begitu
indah sehingga kita terpukau ketika berbagi rasa dengannya,
Kita tahan menghabiskan waktu
berjam-jam saling bercerita, menghibur, menangis bersama dan tertawa bersama Kita mencintainya
dan dia mencintai kitaYang isinya buruk punya jiwa yang luka,
begitu dalam luka-lukanya sehingga jiwanya tidak mampu lagi untuk mencintai. Sayangnya yang kita tangkap
darinya seringkali justru sikap penolakan, dendam, kebencian, iri hati, Kesombongan dan amarah. 

Kita tidak suka dengan jiwa-jiwa seperti ini dan mencoba menghindar dari mereka. Kita tidak tahu
bahwa itu semua bukanlah karena mereka semua pada dasarnya buruk, Tetapi ketidakmampuan jiwa
memberikan cinta justru karena ia membutuhkan cinta kita, empati kita, kesabaran dan keberanian
kita untuk mendengarkan luka-luka terdalam yang memasung jiwanya

Bagaimana mengharapkan seseorang yang terluka lututnya berlari bersama kita?
Bagaimana bisa kita mengajak orang yang takut air untuk berenang bersama?
Luka di lututnya dan ketakutannya terhadap airlah yang mesti disembuhkan, bukan mencaci mereka
karena mereka tidak mau lari dan berenang bersama kitaMereka tidak akan bilang bahwa lutut mereka luka
atau mereka takut air, Mereka akan bilang kalau mereka tidak suka lari atau berenang itu
membosankan sama seperti mereka tidak bilang Aku membutuhkan kamu tapi mereka akan
berkata Tidak ada yang cocok denganku, Tidak akan bilang Aku kesepian tapi berkata teman-
temanku sudah lulus semua, Tidak akan bilang Aku butuh diterima, tapi berkata Aku ini
buruk, siapa yang bakal tahan denganku, Tidak akan bilang Aku ingin didengarkan tapi
berkata Kisah hidupku membosankan, Itulah cara mereka mempertahankan diri

Teman adalah hadiah buat kita, entah bungkusnya bagus atau bungkusnya jelek, entah isinya bagus
atau isinya jelek. Jangan tertipu oleh kemasan Hanya ketika kita bertemu jiwa dengan jiwa, kita
akan tahu hadiah sesungguhnya yang sudah disiapkanNya buat kita.





Make a comment

posted by Dahlia @ Apr 19, 2005 12:31 am

Apr 6, 2005

Percaya g percaya

Kenali Wanita dari Cara Berjalannya    
Percaya gak percaya....
 

Tips dari Kanjeng Pengeran Harya Tjakraningkrat dari buku bertajuk "Bethaljemur Addamakna". Menurutnya setiap gerakan wanita ketika berjalan, melambangkan keperibadiannya.

  1. Bila berjalan, dari belakang kelihatan seperti tidak memijak tanah. Golongan wanita yang jalannya berginjat, konon wanita ini adalah wanita yang tidak jujur, bila berbohong, mulutnya laser dan menyinggung perasaan orang lain. Wanita yang berjalan seperti ini juga terkenal dengan sikap egonya. Lebih parah, wanita ini biasanya pemboros atau suka membazir uang tanpa berpikir sebelum berbelanja. Padahal, uangnya itu masih banyak kegunaannya. Tapi jangan berkecil hati, kerana wanita seperti ini biasanya menjadi pujaan lelaki.

  2. Bila berjalan, sering menoleh ke kanan and kiri. Wanita seperti ini biasanya pandai menyimpan rahsia. Walaupun ramai yang menganggap wanita seperti ini tidak jujur, suka menipu teman sendiri, dan merugikan temannya, namun, byk lelaki yang berusaha untuk menaklukan hatinya. Konon wanita seperti ini senang diatur.

  3. Bila berjalan suka menunduk Cara berjalan melambangkan wanita seperti ini memiliki sifat yang tertutup. Ia hanya akan berbicara dengan orang-orang yang dekat dengannya dan dpt dipercaya untuk menyimpan rahasianya. Wanita seperti ini biasanya sukar untuk ditakluk hatinya. Disamping sikapnya yang dingin, wanita seperti ini tidak peduli dengan kehidupan cinta. Namun, jika ada lelaki yang berhasil menawan hatinya, dijamin akan mendapat kebahagiaan. Sebab, wanita jenis ini sangat setia, dan dia tidak akan mengkhianati lelaki yang dicintainya.

  4. Bila berjalan menatap lurus ke depan. Wanita seperti ini biasanya memiliki pendirian yang teguh. Jangan sekali-sekali menentang apa yang pernah dikatakannya, jika anda tidak mau mendengar dia bicara panjang lebar. Meski pendiriannya teguh, tapi selalu berselisih pendapat. Jangan heran jika wanita seperti ini hanya mau bicara dengan orang yang berpengetahuan luas.

  5. Bila berjalan badan bergerak ke kanan dan kiri. Wanita yang berjalan dengan gaya yang sedemikian tidak perduli dengan masalah yang berlaku. Apa pun masalah yang ada dihadapannya, dianggap kecil. Padahal masalah itu sebenarnya memerlukan kebijaksanaan dalam menyelesaikannya. Kerana sifatnya yang suka ambil gampangnya ini, banyak persoalan yang akhirnya tidak dapat diselesaikan dan akibatnya merugikan diri sendiri.

  6. Bila berjalan badan tampak tegak Wanita ini tegas menentukan sikapnya sendiri. Dia tidak mau urusan pribadinya dicampuri orang lain. Gaya bicaranya serius, menunjukkan dia memiliki pendirian teguh. Yang menarik dari wanita ini, ia bertanggungjawap terhadap apa yang pernah dilakukannya. Dia menyenangi lelaki yang mandiri tanpa meninggalkan sifat-sifat romantisnya.

  7. Bila berjalan seperti Jerapah. Maksudnya, ketika melangkahkan kaki, kelihatan bergerak ke depan dan ke belakang. Wanita jenis ini sangat lemah perasaannya. Dia seorang yang mudah terasa dan mudah ersinggung. Jadi, saat anda bicara dengannya cobalah menjaga perasaannya agar tidak tersinggung, wanita ini mudah mengeluarkan air mata.

  8. Bila berjalan sambil cengar-cengir, senyam-senyum tanpa alasan jelas ini wanita gila, agak kurang waras jgn didekati
  9. Bila berjalan sambil nyanyi trus bawa kecrekan Berarti dia WARIA, bukan wanita asli..banyak pria yang takut padanya
  10. Bila berjalan sambil sesekali memamerkan barisan gigi2nya yang putih HATI HATI dia belom di suntik rabies !
  11. Bila berjalan, dari belakang kelihatan seperti tidak memijak tanah Mungkin dia syetan....lariiiiii......hahahhaha......
  12. kalo ada wanita bisa jalan di air, wuah... itu pasti zhang zi yi! :p
  13. Kalo ada wanita berambut panjang menutup muka dan keluar merangkak dari TV anda, maka itu Sadako. Avoid at all cost!



Make a comment

posted by Dahlia @ Apr 6, 2005 12:35 am

Google Modules
Next Page
   
Aann Contact Me
If you want to be updated on this weblog Enter your email here:

RSS Atom
rss feed
<< November 2017 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30


BLOGDRIVE
TEMPLATES

Dusk


Design by Beccary